Author : Messi
Tittle : My Lecturer Become Capture
Pairing : YoonWon
Cast : Choi Siwon
Im Yonna yah
Taeyoen
Soeyung
Sunny
Jessica
Choi Minho
Lee donghae
Rait : T
Genre : Romance
Summary : Seorang Dosen tampan yang jadi rebutan para mahasiswa. Ini adalah awal dari hidup seorang Choi yang memilih hidupnya sebagai seorang pelajar, meninggalkan keputusan yang telah di berikan ayahnya.
Don’t like..go away
Happy Reading
Capter 1
Seorang namja sedang berjalan di koridor kampus dengan menenteng sebuah tas handbag berwarna hitam, memakai pakaian formal layaknya seorang pengajar. Pengajar? Ya namja tampan itu adalah seorang dosen baru di universitas Inha. Namja yang bernama lengkap Choi siwon itu tengah berjalan menuju ruang di mana dia akan mengajar. Lihat saja para yeoja yang merupakan mahasiswi tengah memperhatikan sang dosen yang nampak cool, tentu saja mereka tak berhenti menatap sang dosen yang gagah perkasa itu. melihatnya saja, mereka seakan melayang ke langit ketujuh.
Dosen itu terlihat santai saja melangkahkan kakinya di koridor kampus mewah nan elit itu, dengan di saksikan beberapa tatapan mata tertuju padanya. Hari ini adalah tugasnya yang pertama untuk mengajar, karena ia baru selesai mengambil gelarnya. Mengambil setudy English, itulah jurusan yang akan dia ajarkan kepada mahasiswa.
Di ruangan studi Matematika, terdengar banyak sekali keributan jika dosen belum ada yang datang, tidak heran jika melihat mereka ribut karena itu sudah menjadi kebiasaan mereka atau mungkin kebiasaann mahasiswa disini, entahlah. Keributan terhenti karena dosen sudah datang. Semua mata kini hanya satu tujuan, sang dosen yang kini sudah memberi salam dengan membungkukan tubuhnya seolah menghormati mahasiswanya. Bengong? Mungkin semua mahasiswa beralih menatap sang dosen yang kini sedang duduk.
“annyeong haseo…perkenalkan aku Choi siwon, mulai sekarang aku akan menggantikan dosen lama kalian, apa ada yang keberatan?” salam ramah lembut sang dosen agar mahasiswanya menerimanya dengan senang hati, karena ini baru pertama kali dalam hidupnya sebagai Dosen. Tentunya dijawab dengan sorakan. Bukan! Bukan berarti mereka bersorak karena tidak bersedia menerima dosen baru melainkan sorak gembira.
Tentu saja dosen pintar ini mengerti tentang hal itu. pelajaran pertama di mulai dengan aksi dosen yang mengajar calon Matematikawan, ia berharap tujuanya untuk kesini sukses dalam mengajar maupun memberikan motivasi untuk mahasiswanya. Motivasi dalam rangka apa? tentu saja mendorong motivasi yang fositif, walau dosen ini tampan tapi tujuanya kesini bukan untuk mencari yeoja melainkan fokus dalam mengajar sebagaimana niatnya.
Pelajaran pertama, kali ini sukses! Siwon sangant senang akan di terimanya mengajar oleh sang pelajar. Tentu itu juga tidak gampang baginya dalam pendekatan antara dosen dan mahasiswa. Terkadang ini aneh baginya, dari sejak tadi ia menjelaskan sukses dalam perhatian tapi tidak dalam menyimak. Maksudnya? Mereka mungkin memperhatikan sang dosen yang sedang menjelaskan tetapi tidak menyimak sama sekali. Contohnya, jika ditanya mengerti atau tidak, jawaban ya.
Tapi jika di beri soal, tidak ada sama sekali yang bisa menjawab pertanyaan itu, mungkin ada segelintir orang yang bisa menjawabnya itupun hanya murid namja. Sepertinya dosen ini harus memilih setrategi dalam mengajar.
Ini adalah jam istirahat, berbeda dari dosen yang bermarga Choi ini. ia terpaksa meladeni para yeoja yang merupakan Mahasiswanya yang menayakan hal yang tidak penting sama sekali. Mulai dari status, No handphone, hobi dan hal yang diluar materi yang di ajarkanya.
“ternyata seperti ini modelnya” gerutu siwon ketika berada dalam ruang Dosen. Sambil menghela nafasnya.
“ aku harus mencari strategi baru agar mereka mengerti secara keseluruhan” gumamnya sendiri sambil berfikir bagaiman mahasiswanya memperhatikan sekaligus menyimaknya agar mereka mengerti secara keseluruhan tanpa memperhatikan dirinya.
memang ia aku dirinya tampan tapi bukan dia sok pamer dengan ia punya. Sewaktu ia masih kuliah, ia memang menjadi pusat perhatian seolah ia adalah seorang fublik figur.
“annyeong…kim taeyoon imnida” salam ramah dari sesorang yang mengguyarkan lamunanya.
“choi siwon imnida” siwan pun membalas uluran tangan sang yeoja sembari tersenyum. Mungkin saja yeoja itu seorang Dosen melih pakain formalnya.
“pasti anda dosen baru, selamat bergabung di kampus ini” sahut yeoja bemarga Kim ini. dosen ini hanya bisa tersenyum ramah pada dosen yeoja yang ada dihadapanya ini.
*kantin kampus
“dosen itu tampan sekali” sahut sohyoong pada temanya yang kini mereka sedang berada di kantin kampus
“kau benar sekali, dosen yang ferfect itu mencuri hatiku” timbal yonna sambil memakan potongan sandwich nya. ternyata mereka semua membicarakan dosen baru yang tadi mengajarkan mereka.
“aduuuuch, kenapa dia tampan sekali?” gerutu sunny sambil mengacak rambutnya seperti orang frustasi saja.
“memangnya salah” celetuk yoona disambut tawa mereka mendengar perkataan lucu dari sunny. Jelas saja mereka tertawa mendengar perkataan itu. apa ada yang salah dari sang dosen? Tentu tidak, itu memang sudah kodratnya berwajah kharismatik, wajar saja mereka berkata seperti itu.
Kini pelajaran terakhir sebelum pulang. Ada apa dengan mereka? Sepertinya mereka tidak bersemangat dalam belajar. Kali ini dosen yang terkenal jutek dan super ngomel itu yang akan mengajar mereka.
Kali ini pelajaran Matika yang membosankan ditambah dengan dosen yeoja yang super cerewet, Kim Teayoon. Tentu merek tidak menyukai mata kuliah ini selain materinya yang rumit di tambah lagi dengan dosenya yang jutek, membuat mood merek menjadi buruk salah satunya adalah teman dari yoona. mereka paling benci dengan mata kuliah ini apalagi dengan dosenya. Apalagi yoona yang paling tidak menyukai dosen ini.
“yoona-yah” teriak Taeyeon selaku dosen akademik mereka, Taeyoon palin benci mengajar group dari yoona. Ia sangat kesal jika tidak mendengar perkataanya.
“ne..gwenchana?” yoona malah bertanya ketika mendapat bentakan dari sang dosen cantik ini.
“keluar!” perintah sang dosen dengan menunjuk sebuah pintu keluar sambil memberi tatapan tajam pada yoona yang kini bergidik ngeri melihat tatapan sang dosen. Tanpa berkata, yoona langsung beranjak keluar. Bukan berarti ia mahasiswa yang nakal, tapi kalau taeyoon sudah berkata seperti itu tidak bisa dibantah.
“siapa lagi yang mau seperti yoona?” tanya Taeyeon pada mahasiswanya, mereka hanya diam dengan menelan ludah mereka sendiri. Tidak salah mereka takut pada sang dosen, Ternyata super sadis juga.
“dasar ahjumma-ahjumma, crewet..kau memang menyebalkan ahjumma” gerutu yoona sambil mengacak rambutnya frustasi. Dia paling kesal jika mulai mata kuliah Matematika.
“kalau begini jadinya, aku bisa-bisa tidak lulus dalam Matakuliahnya”yoona pun mencoba berfikir, menyadari kesalahan atas perbuatanya.
“aaaahhhh” teriak yonna frustasi
“kau kenapa?” suara seseorang yang baru saja mendekati yoona, yonna mendongakan kepalanya untuk melihat siapa yang menyapanya. Alangkah terkejutnya yoona melihat sesosok namja tampan yang merupakan dosenya sendiri kini berdiri dihadapanya. Dosen yang bermarga Choi itu pun melambaikan tangan di depan wajah yoona karena tidak menanggapinya.
“yes sir….gwenchana” suara gugup yang keluar dari mulut yoona, ia tidak bisa membayang dosen taampan itu menyapanya. Ia hanya tersenyum memperhatikan dosen itu, tidak lepas matanya memperhatikan setiap lekuk wajah sang dosen.
“ya sudah…aku mau ke kantin dulu..annyeong” siwon yang merasa risih terus dilihatin, akhirnya pamit pada siswa nya yang masih saja duduk memperhatikanya.
“just wait sir..boleh kah aku ikut” pinta yoona dengan jantungnya yang kini berdetak di atas normal. Lihat saja wajahnya seperti orang memelas saja mengatakan itu. siwon hanya tersenyum melihat tingkah lucu dari mahasiswaanya
“sure”jawab singkat dari sang dosen sambil melangkahkan kakinya menuju kantin sekolah di ikuti yoona di belakang.
Mereka hanya bisa saling tersenyum satu sama lain, terutama siwon yang memergoki yoona sedang memperhatikanya sedari tadi. tidak ada suara dari mereka hanya saling tatap dan lirik.
@MerciDeodenha
Sebuah mobil mewah berwarna silver melaju pelan menuju gedung parkiran yang disediakan kampus. Seorang namja tampan nan atletis keluar dari mobil itu. ternyata seorang dosen baru yang bernama Choi siwon yang tengah berjalan seperti biasa ia menenteng sebuah handbag hitam miliknya. Tidak heran, walau ia baru masuk beberapa hari yang lalu tetap saja namja tampan ini menjadi pusat perhatian.
“wah,,itu dia si tampan” suara sunny sambil menunjuk seorang dosen tampan yang akan menuju ruang dosen.
“jinjja..dia tampan sekali, andai dia menjadi namjachinguku, aku pasti akan bahagia”celetuk sohyoong dengan body language nya menghayati setiap perkataanya, tidak taukah teman yang kini bersamanya memasang wajah tidak suka terhadapnya.
“tidak bisa..,dia miliku!” timbal sunny yang sudah kesal mendengar perkataan temanya
“enak saja..dia akan menjadi miliku”sohyoong juga tidak mau kalah. Selang beberapa menit mereka sudah bercengkrama memperebutkan seorang namja tampan yang belum tentu menyukai mereka.
Bel istirahat berbunyi tanda mahasiswa akan menghentikan pelajaran mereka untuk menikmati istirahat. Seperti biasa yoona, sunny, sohyoong dan tiffani berada di kantin sekolah, mereka menikmati makanan sambil bercanda ria, tidak lain berita yang mereka bicarakan tentang dosen tampan itu yang menjadi inti pembicaraan. Dan yoona sangking bangganya menceritakan kejadian pas dia bertemu dengan dosen tampan yang mengajaknya makan di kantin, tapi malah semua temanya tidak percaya dengan semua yang dibicarakan yoona. Tentu saja dia kesal karena tidak ada yang percaya padanya asalkan dia mempunyai bukti.
“what..?”suara sunny terkejut melihat pasangan yang baru saja duduk dan memesan makanan.
“kau kenapa?” tanya yoona yang melihat ekspresi temanya yang masih terbengong dengan penglihatanya.
“coba kalian lihat belakang” perintah sunny menunjuk kedua dosen mereka. Ketiga temanya langsung sontak terkejut melihat dosen yang mereka idamkan kini sedang duduk bersama yeoja yang merupakan dosen mereka juga.
“andwe” teriak mereka serempak
“ini tidak bisa dibiarkan, bagaimana bisa seorang pangeran duduk bersama nenek sihir itu” sahut sohyoon seakan tidak rela melihat dosen idaman mereka tengah duduk bersama dosen yang paling di benci oleh mereka.
“ne..lihat saja perawan tua itu, sok cantik di depan pangeran” celetuk yonna tidak mau kalah dengan ejekan yang diberikan pada dosenya sendiri.
“aku tidak rela ahjumma bersama Mr. Siwon….aku tidak akan pernah rela” teriak Sunny semakin histeris melihat pasanga yang ada di belakang mereka. Entah kenapa yoona nekad berjalan menuju ke arah pasangan yang sedang menunggu pesanan. Temanya hanya bisa terbengong melihat aksi yoona yang betul-betul nekad. Bukanya mereka menyerah untuk mendapatkan dosen idaman mereka. Tapi yang jadi sainganya itu adalah dosen yang paling judes sedunia menurut mereka. Jadi mereka semua takut pada dosen yang bernama lengkap Kim Taeyoon. Yoona pun menghampiri Siwon dan Taeyoon yang masih berbincang.
“annyeong..apa aku boleh gabung” sapa yoona dengan senyuman khasnya, kedua dosen ini langsung berpaling arah ke yoonna. Siwon pun membalas senyuman dari mahasiswanya, sedangkan Taeyoon memberikan tatapan kematian pada yoona yang sudah menganggunya. Yoona yang melihat tatapan itu menahan tawanya agar tidak keluar.
“kau yoona kan?” siwon hanya bisa menebak mahasiswanya, padahal kemarin dia sudah mengajaknya makan di kantin.
“thank you sir…telah mengingatku” suara yonna manja, lihat saja raut wajah Taeyoon yang sudah merah atas sikap yoona. Ingin rasanya Taeyoon menghajar yoona telah mengganggunya dan sekarang dia mencoba untuk bermanja dengan namja idamanya. Kalau saja tidak ada siwon di sini, mungkin saja yoona tidak akan pernah balik ke rumahnya sendiri. ‘kena kau perawan tua” gumam yoona dalam hati melihat reaksi dosen yang paling dibencinya.
“gwenchana?” benar-benar yoona membuat Taeyoon naik vital atas pertanyaanya yang sudah menyudutkanya. ‘awas kau yoona!’ gumam Taeyoon yang sudah kesal dengan yoona. Yoona hanya bisa menahan tawanya melihat dosenya telah dipermalukan.
“apa ada yang salah?” tanya siwon kemudian yang baru saja melihat wajah Taeyoon yang sudah merah.
“nothing sir..” jawab singkat dari Taeyoon yang sudah benar-benar kesal atas kedatangan yoona di tengah perbincanganya. Mereka pun menikmati makanan seadanya yang sudah dipesan terkecuali yoona hanya minta minum saja. Kali ini rencana yoona berhasil dengan mulus. Setiap perkataan Taeyoon selalu di tengahi oleh yoona sedangkan Siwon hanya bisa tersenyum membalas perkataan mereka berdua.
Raut wajah Taeyeon berubah merah atas kehadiran yoona diantara kedekatanya dengan seorang dosen baru bernama Choi siwon. Akankah Taeyeon akan bertindak di luar kendalinya terhadap yoona yang merupakan anak didiknya? Bagaimana Siwon menanggapi kedua gadis ini? apakah rencana yoona tepat pada sasaran?
TBC
Author bawa Ff baru ..
Moga kalian senang
Silahkan jika ada yang mau request couple
Apa saja boleh asalkan author tahu tentang caracter tokoh
Jangan lupa review nya ne..
Author tunggu
kanshamnida

hahahaha lucuuuu...kerennnn ini ada chapter selanjutnya chingu???? aakkk kerenn lanjut ne chingu
BalasHapusAuthor merci.. Kerennn.. Lanjut author. Apakah yoona oeni dengan wonppa.. Semoga saja
BalasHapusCeritanya keren. Semoga aja Yoona jadian dgn Siwon.
BalasHapusCeritanya keren. Semoga aja Yoona jadian dgn Siwon.
BalasHapus